Beranda » Malik As-Saleh, Penyebar Islam di Nusantara dan Asia Tenggara (4)

Malik As-Saleh, Penyebar Islam di Nusantara dan Asia Tenggara (4)

Malik As-Saleh, Penyebar Islam di Nusantara dan Asia Tenggara (1)
Ilustrasi

Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Indonesia
Sejarah mencatat Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesia.

Dalam waktu yang lama, Pasai dianggap oleh kerajaan Islam lain di Nusantara sebagai pusat Islam.

Dalam Hikayat Raja-Raja Pasai dan Hikayat Melayu, disebutkan bahwa kemunculan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam diperkirakan dari awal atau pertengahan abad ke-13 M.

Ini sebagai hasil dari proses Islamisasi dari daerah-daerah pantai yang pernah disinggahi pedagang-pedagang Muslim sejak abad ke-7 M.

Dugaan atas berdirinya Kerajaan Samudera Pasai pada abad ke-13 M ini didukung oleh data-data hasil penelitian terhadap beberapa sumber yang dilakukan, terutama oleh sarjana-sarjana Barat.

Khususnya, para sarjana Belanda sebelum perang, seperti Christian Snouck Hurgronje, JP Moquette, JL Moens, J Hushoff Poll, GP Rouffaer, dan HKJ Cowan. Kedua hikayat tersebut dan para sarjana Barat juga menyebutkan bahwa pendiri Kerajaan Samudera Pasai adalah Sultan Malik As-Saleh.

Akan tetapi, dua buah naskah lokal yang ditemukan di Aceh, yakni “Idah Al-Haqq fi Mamlakat Peureula” karya Abu Ishaq Makarani dan “Tawarikh Raja-Raja Pasai”, mengungkapkan bahwa Kerajaan Samudera Pasai sudah berdiri pada 433 H/1042 M.


Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Nidia Zuraya